indonesia blog

blog-indonesia.com

99 Asma'ul Husna

mari kita semua menginstropeksi diri kita masing-masing, sejauh mana kita mengetahui nama sang pencipta, yang maha besar,maha kuasa,maha melihat,maha mengetahui, maha raja di segala raja.

4 Tingkat Training ESQ

4 training ESQ way 165

The New Album Superman Is Dead “Angels and The Outsiders

dah lama nunggu album baru mereka, bulan kemarin tepatnya Oktober mereka merelease album ke 7 “Angels and The Outsiders” yang didalamnya berisikan lagu2 keren seperti Luka Indonesia, Unfuck The World, Saint Of My Life, Fly Away, The Days Of A Father, Nights Of The Lonely, Menuju Temaram, Memories Of Rose, Pulang, Brandal Poppies 2, Punkrock Lowrider, Twice In Paradise, Jika Kami Bersama, dan The Outsiders.

Ntar sore nyari CD nya ah… tunggu aja link downloadannya..
berikut kutipan artikel dari Official website Superman Is Dead :
1337446830 e3d5b96f45 The New Album Superman Is Dead Angels and 
The Outsiders
Superman Is Dead’s Angels and The Outsiders out Oct 2008 
Damn….rasanya sudah 100 tahun lamanya tidak menginjakkan kaki di studio rekaman. And before we jump to the main topic, one thing we must admit, the beginning of this year 2008 and half of 2007 was disaster for Superman Is Dead! Semua terasa berat.
Diawali dengan penghianatan besar, konflik fatal dalam manajemen, kebangkrutan dan ditinggalkan oleh yang tercinta. Semua terjadi secara beruntun bak novel tragedi dari Rusia. Dingin dan tanpa ampun. Dan kita tidak bertambah muda. Dikejar usia, jadilah beban hidup terasa semakin berat dan menghantui setiap inchi langkah yang kita ambil. Saat itu SID seperti kehilangan nyawa dan akal sehat.
Kebingungan dan hampir menyerah.
Tapi untung saja tidak. “Apapun yang tidak membunuhmu akan menjadikanmu lebih kuat”. Don’t ever fuck with that old saying coz we are the living proof. Setelah hampir setahun hancur lebur dihajar depresi dan segenap negativitas-nya, perlahan kita seperti kembali menemukan jati diri kita, siapa kita dan apa yang kita inginkan. Ditengah rasa sakit kita banyak belajar tentang hidup. Dan satu hal signifikan, malaikat akan selalu ada disana selama kita masih percaya. Energi. Api kebencian, cinta dan airmata. Itulah malaikat. Persahabatan, kesetiaan dan harapan. Itulah malaikat.
Dan kita pun terselamatkan.
Perlahan kita mencoba berdiri lagi, menulis lagu, menorehkan lirik bertintakan air mata dan alkohol untuk menemukan kembali alasan kenapa kita berada di band ini. Dan jangan pernah lupakan rasa terima kasih dari hati kami yang paling dalam untuk semua fans, sahabat dan keluarga yang tiada henti siang malam gelap terang memberi api semangat nan tulus kepada kami. We’re so so lucky to have you!
Berbekal harapan setinggi matahari, akhirnya kami benar-benar bisa berdiri dan semua masalah mulai menemukan jalan keluarnya.
Masih memakai sound engineer Yoni dan dengan sound yang jauh lebih tebal dan matang, album ke 7 ini dibuka dengan Luka Indonesia yang memuntahkan rasa cinta kami pada negara dan kolaborasi dengan alat musik tradisional Bali terjadi disini, it’s totally Rock-A-Bali! Tema persatuan dan harapan untuk dunia yang lebih baik juga ada di Unfuck The World dan Kuat Kita Bersinar dimana kita memadukan suara tulus anak-anak panti asuhan diiringi denting indah piano dari musisi jazz tangguh Erik. Nuansa kecintaan terhadap pada anak-anak kita pertahankan dalam lirik-lirik jujur Saint Of My Life [feat.Alit Anima on organ], Fly Away, danThe Days Of A Father. Punkrock sayang keluarga. Haha.
Kesedihan dan konten rasa kehilangan kita balut dengan gagah dalam Nights Of The Lonely [featuring Sally Jo Saharadja on violin], Menuju Temaram dan Memories Of Rose yang maha panas dimana perpaduan gitar flamenco Hendra Telephone dan permainan trumpet dahsyat Rio Saharadja akan membuat anda seolah berada di gurun Mexico dengan tequila kadaluwarsa ditangan kiri dan pistol di tangan kanan.
Lalu di track Pulang tema kerinduan akan ‘rumah’ dituangkan dengan semangat rockabilly nan membara dan tiba tiba terselip nada gulana suling bambu Bali dari Gembul drummer Navicula. Aneh? You’ll be the judge. Tak usah terlalu lama terjebak dalam kesedihan karena kita akan menggebrak pesta pesta liar jalanan dengan Brandal Poppies 2 [based on a true fuckin story], Punkrock LowriderTwice In Paradise dan Jika Kami Bersama, sebuah masterpiece dimana SID untuk pertama kalinya berkolaborasi penuh dengan Jogjakarta kings Shaggy Dog. This track is guaranteed gonna bring your ass right to the party! Kemudian rasa salut dan hormat terdalam untuk sekumpulan anak muda yang tak mengenal rasa takut dan selalu ada untuk SID kita tumpahkan dalam The Outsiders.
Itulah 15 track yang berhasil kita rekam dalam masa masa terberat dalam karir kita, namun matahari sudah kembali bersinar dan hingga detik ini kami merasa seperti ribuan macan lapar yang siap menerjang apapun dan siapapun yang berdiri dijalan kami. 

Sumber :
http://supermanisdead.net/nl.php?id=112
Picture : supermanisdead.net

Update :
SIngle Hits Superman Is Dead – Kuat Kita Bersinar bisa di download disini
Albumnya sampai saat ini belum beredar dipasaran, terakhir gw cari di aquarius dago tanggal 27 Desember 2008 belum ada.
Update 17 Feb 09
Download Full Album nya disini

Al-Khawarizmi: Penemu Bilangan Nol

Matematikawan muslim yang dijuluki “Bapak Algoritma.” Juga ahli musik, astronomi dan geografi. Karyanya menjadi rujukan dunia hingga kini.
pre-renaissance.com
Kita pasti sudah sering mendengar istilah algoritma. Tapi, tahukah siapa penemunya? Bisa jadi kita menduga orang tersebut dari dunia Barat. Padahal, ia adalah seorang ilmuwan muslim yang bernama Al Khawarizmi.
Nama lengkapnya adalah Abu Ja’far Muhammad bin Musa al-Khawarizmi. Lahir di Khawarizmi, Uzbeikistan, pada 194 H/780 M. Kepandaian dan kecerdasannya mengantarkannya masuk ke lingkungan Dar al-Hukama (Rumah Kebijaksanaan), sebuah lembaga penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan yang didirikan oleh Ma’mun Ar-Rasyid, seorang khalifah Abbasiyah yang terkenal.
Dalam kamus besar bahasa Indonesia, algoritma berarti prosedur sistematis untuk memecahkan masalah matematis dalam langkah-langkah terbatas. Nama itu berasal dari nama julukan al-Khawarizmi. Karya Aljabarnya yang paling monumental berjudul al-Mukhtasar fi Hisab al-Jabr wal-Muqabalah (Ringkasan Perhitungan Aljabar dan Perbandingan). Dalam buku itu diuraikan pengertian-pengertian geometris. Ia juga menyumbangkan teorema segitiga sama kaki yang tepat, perhitungan tinggi serta luas segitiga, dan luas jajaran genjang serta lingkaran. Dengan demikian, dalam beberapa hal al-Khawarizmi telah membuat aljabar menjadi ilmu eksak.
Buku itu diterjemahkan di London pada 1831 oleh F. Rosen, seorang matematikawan Inggris. Kemudian diedit ke dalam bahasa Arab oleh Ali Mustafa Musyarrafa dan Muhammad Mursi Ahmad, ahli matematika Mesir, pada 1939. Sebagian dari karya al-Khawarizmi itu pada abad ke-12 juga diterjemahkan oleh Robert, matematikawan dari Chester, Inggris, dengan judul Liber Algebras et Al-mucabola (Buku Aljabar dan Perbandingan), yang kemudian diedit oleh L.C. Karpinski, seorang matematikawan dari New York, Amerika Serikat. Gerard dari Cremona (1114–1187) seorang matematikawan Italia, membuat versi kedua dari buku Liber Algebras dengan judul De Jebra et Almucabola (Aljabar dan Perbandingan). Buku versi Gerard ini lebih baik dan bahkan mengungguli buku F. Rozen.
Dalam bukunya, al-Khawarizmi memperkenalkan kepada dunia ilmu pengetahuan angka 0 (nol) yang dalam bahasa Arab disebut sifr. Sebelum al-Khawarizmi memperkenalkan angka nol, para ilmuwan mempergunakan abakus, semacam daftar yang menunjukkan satuan, puluhan, ratusan, ribuan, dan seterusnya, untuk menjaga agar setiap angka tidak saling tertukar dari tempat yang telah ditentukan dalam hitungan.
Akan tetapi, hitungan seperti itu tidak mendapat sambutan dari kalangan ilmuwan Barat ketika itu, dan mereka lebih tertarik untuk mempergunakan raqam al-binji (daftar angka Arab, termasuk angka nol), hasil penemuan al-Khawarizmi. Dengan demikian, angka nol baru dikenal dan dipergunakan orang Barat sekitar 250 tahun setelah ditemukan al-Khawarizmi. Dari beberapa bukunya, al-Khawarizmi mewariskan beberapa istilah matematika yang masih banyak dipergunakan hingga kini. Seperti sinus, kosinus, tangen dan kotangen.
Karya-karya al-Khawarizmi di bidang matematika sebenarnya banyak mengacu pada tulisan mengenai aljabar yang disusun oleh Diophantus (250 SM) dari Yunani. Namun, dalam meneliti buku-buku aljabar tersebut, al-Khawarizmi menemukan beberapa kesalahan dan permasalahan yang masih kabur. Kesalahan dan permasalahan itu diperbaiki, dijelaskan, dan dikembangkan oleh al-Khawarizmi dalam karya-karya aljabarnya. Oleh sebab itu, tidaklah mengherankan apabila ia dijuluki ”Bapak Aljabar.”
Bahkan, menurut Gandz, matematikawan Barat dalam bukunya The Source of al-Khawarizmi’s Algebra, al-Khawarizmi lebih berhak mendapat julukan “Bapak Aljabar” dibandingkan dengan Diophantus, karena dialah orang pertama yang mengajarkan aljabar dalam bentuk elementer serta menerapkannya dalam hal-hal yang berkaitan dengannya.
Di bidang ilmu ukur, al-Khawarizmi juga dikenal sebagai peletak rumus ilmu ukur dan penyusun daftar logaritma serta hitungan desimal. Namun, beberapa sarjana matematika Barat, seperti John Napier (1550–1617) dan Simon Stevin (1548–1620), menganggap penemuan itu merupakan hasil pemikiran mereka.
Selain matematika, Al-Khawarizmi juga dikenal sebagai astronom. Di bawah Khalifah Ma’mun, sebuah tim astronom yang dipimpinnya berhasil menentukan ukuran dan bentuk bundaran bumi. Penelitian itu dilakukan di Sanjar dan Palmyra. Hasilnya hanya selisih 2,877 kaki dari ukuran garis tengah bumi yang sebenarnya. Sebuah perhitungan luar biasa yang dapat dilakukan pada saat itu. Al-Khawarizmi juga menyusun buku tentang penghitungan waktu berdasarkan bayang-bayang matahari.
Buku astronominya yang mahsyur adalah Kitab Surah al-Ard (Buku Gambaran Bumi). Buku itu memuat daftar koordinat beberapa kota penting dan ciri-ciri geografisnya. Kitab itu secara tidak langsung mengacu pada buku Geography yang disusun oleh Claudius Ptolomaeus (100–178), ilmuwan Yunani. Namun beberapa kesalahan dalam buku tersebut  dikoreksi dan dibetulkan oleh al-Khawarizmi dalam bukunya Zij as-Sindhind sebelum ia menyusun Kitab  Surah al-Ard.
Selain ahli di bidang matematika, astronomi, dan geografi, Al-Khawarizmi juga seorang ahli seni musik. Dalam salah satu buku matematikanya, ia menuliskan pula teori seni musik. Pengaruh buku itu sampai ke Eropa dan dianggap sebagai perkenalan musik Arab ke dunia Latin. Dengan meninggalkan karya-karya besarnya sebagai ilmuwan terkemuka dan terbesar pada zamannya, Al-Khawarizmi meninggal pada 262 H/846 M di Baghdad.
Setelah al-Khawarizmi meninggal, keberadaan karyanya beralih kepada komunitas Islam. Yaitu, bagaimana cara menjabarkan bilangan dalam sebuah metode perhitungan, termasuk dalam bilangan pecahan; suatu penghitungan Aljabar yang merupakan warisan untuk menyelesaikan persoalan perhitungan dan rumusan yang lebih akurat dari yang pernah ada sebelumnya.
Di dunia Barat, Ilmu Matematika lebih banyak dipengaruhi oleh karya al-Khawarizmi dibanding karya para penulis pada Abad Pertengahan. Masyarakat modern saat ini berutang budi kepada al-Khawarizmi dalam hal penggunaan bilangan Arab. Notasi penempatan bilangan dengan basis 10, penggunaan bilangan irasional dan diperkenalkannya konsep Aljabar modern, membuatnya layak menjadi figur penting dalam bidang Matematika dan revolusi perhitungan di Abad Pertengahan di daratan Eropa. Dengan penyatuan Matematika Yunani, Hindu dan mungkin Babilonia, teks Aljabar merupakan salah satu karya Islam  di dunia Internasional. (Erwyn Kurniawan, dari berbagai sumber)

Ibnu Sina Raksasa Intelektual Muslim

Di Timur dan Barat, namanya begitu gemilang. Kecerdasannya memukau banyak orang. Karya yang dihasilkan sangat monumental dan selalu menjadi rujukan. Tak hanya satu ilmu, ia menekuni banyak bidang. Dari musik, sastra, filsafat sampai kedokteran. Tak aneh, kalau kemudian ia menjadi toggak dan pilar penggerak paling berpengaruh di dunia.
Dialah Ibnu Sina. Nama aslinya Abu Ali Al-Hussain Ibn Abdullah Ibnu Sina. Ia lahir di Afshana, dekat kota Bukhara (Turkistan) pada 980 M. Ayahnya bernama Abdullah, berasal dari Balkh. Abdullah pernah diangkat sebagai gubernur Samanite, kemudian ditugaskan di Bukhara. Di situlah, Ibnu Sina mengawali pendidikannya.
Sejak belia, ia telah memperlihatkan kecerdasannya. Pada umur 10 tahun, ia hafal al-Qur’an. Ia juga menekuni berbagai literatur. Diasuh oleh keluarga Ismailiyah, ia sangat terpengaruh oleh ajaran Proselitisme Ismailiyah. Ia pun mengembangkan cita-citanya untuk mendalami filsafat. Itu memungkinkannya mempelajari alam pikiran Yunani, Islam, dan berbagai materi filsafat lainnya.
Ia sempat berguru pada Abu Abdullah, seorang ahli filsafat terkemuka saat itu. Sina belajar Ilmu mantiq, geometri, dan astronomi. Saking cerdasnya, dengan cepat, ia berhasil melampaui sang guru. Lalu, ia pun belajar ilmu kedokteran, fisika, dan metafisika al-Farabi secara otodidak. Di usia masih muda, ia berhasil menguasai ilmu-ilmu tersebut secara mendalam. Terutama kedokteran. Sehingga, banyak dokter praktek saat itu kerap berkonsultasi dengannya untuk memecahkan kesulitan.
Pada usia 17 tahun, ia menjadi dokter muda. Kemampuannya makin mengagumkan ketika ia berhasil menyembuhkan Nuh Ibn Mansur, raja dari Bukhara. Padahal, saat itu, banyak dokter ahli dan cendekiawan terkemuka yang berkumpul di istana. Namun, kesemuanya tak mampu menyembuhkan. Sang Raja hendak memberikan hadiah. Namun, Sina hanya meminta diperbolehkan melahap semua buku yang ada di perpustakaan istana.
Serasa menemukan kekasihnya, dengan giat ia mulai membaca semua buku purba di perpustakaan itu. Buku-buku itu tersimpan rapi dalam peti. Dan, buku-buku itu adalah karya yang jarang dibaca orang. Karena kecerdasannya yang luar biasa, dengan cepat, Sina menguasai bermacam-macam ilmu. Empat tahun kemudian, ia pun mulai menulis. Gaya tulisannya jelas dan gamblang.
Tak lama, ayahnya wafat. Ia pun meninggalkan Bukhara karena instabilitas politik. Ia berangkat menuju Jurjan. Di sana, ia membuka praktek dokter. Ia juga aktif bergerak dalam bidang pendidikan dan menulis buku. Namanya terus menjulang. Ia pun sempat diundang oleh Raja Khwarizim yang mengurusi soal pendidikan dan kebudayaan. Pada masa itu, ia bertemu dengan tokoh besar sezamannya, Abu Raihan al-Biruni.
Sina merasa cocok tinggal di Jurjan. Namun, karena perkembangan politik yang tidak menguntungkan dan merasa kurangnya perlindungan dan apresiasi atas karya ilmiahnya, ia meninggalkan kota itu dan pergi ke Rayy. Di Rayy, ia diterima dengan baik oleh Majdul Dawlah. Namun, ia hanya singgah sebentar. Kemudian, ia berlabuh di Hamadan. Di situ, ia berdiam lebih lama. Ia berhubungan baik dengan penguasa Sahamsud Dawlah, yang pernah disembuhkannya dari sakit perut yang kronis.
Di tempat itulah, Sina menyelesaikan karya monumentalnya, al-Qanun fi al-Thibb. Dalam bahasa Latin, kitab itu disebut canon, sedang di Barat lebih dikenal sebagai The Canons of Medicine. Konon, kitab itu merupakan puncak dan mahakarya Arab. Karangan Sina itu menjadi ensiklopedi terlengkap dan terbesar di dunia kedokteran. Kitab itu memuat jutaan istilah. Ensiklopedi kedokteran itu ditulis dalam lima jilid, memuat 760 obat-obatan. Juga jenis-jenis penyakit yang menjangkiti seluruh tubuh, mulai dari kepala sampai kaki.
Kitab itu bertalian erat dengan bidang farmakologi dan patologi. Kitab Qanun sangat dikenal sebagai kitab kedokteran paling otentik di dunia. Kitab itu banyak memuat penemuan Sina di bidang anatomi yang masih dipakai hingga kini. Sina pula yang pertama kali dapat mengenali asal muasal terjadinya penyakit menular, seperti phtisis dan TBC. Ia juga orang pertama yang dapat menjabarkan gangguan miningitis (radang otak). Dialah ilmuan pertama yang mampu menjabarkan anatomi mata berikut perangkat sistem optiknya.
Tak hanya itu, Sina juga menulis karya monumental lain. Yakni kitab al-Syifa (buku penyembuhan) yang merupakan ensiklopedi filsafat. Konon, kitab itu diselesaikan dalam waktu 20 hari. Pandangan filsafat Sina berhasil mempersatukan tradisi Aristotelian, pengaruh neo-platonik dan teologi Islam. Dalam bahasa Latin, kitab itu disebut sanatio. Kitab itu mempunyai pengaruh yang luas terhadap filsafat Barat dan Timur. Para penulis Persia menyejajarkan buku itu dengan al-Magest karya Plotemy.
Al-Syifa juga dikenal sebagai ensiklopedi filsafat yang berisi banyak karya orisinal tentang seni musik. Roger Bacon, seorang kritikus musik Barat, mengakui sumbangan Sina dalam penyempurnaan nilai musik. Selain al-Syifa, risalah filsafatnya yang cukup dikenal adalah al-Najat dan Isharat. Dalam kedua risalahnya itu, Sina memadukan dua kategori utama dalam filsafat, yakni pengetahuan teoritis dan pengetahuan praktis.
Selain kedokteran dan filsafat, Sina juga sangat berjasa dalam mengembangkan pengetahuan lain. Dalam bidang astronomi, ia dikenal sangat mahir. Ia pun dipercaya oleh Alaud Dawlah untuk memerbaiki sistem penanggalan yang sudah ada dan merencanakan pembuatan observatorium. Ia juga menentang anggapan keliru para astronom Yunani, Arab dan Hindu yang mempertahankan pendapat kemiringan gerhana mengecil secara berangsur-angsur ke arah Khatulistiwa.
Dalam bidang kimia, Sina tidak percaya pada kemungkinan terjadinya transmulasi kimia pada bahan metal. Pandangannya itu secara radikal bertentangan dengan pandangan umum saat itu. Risalahnya dalam penelitian mineral merupakan salah satu sumber utama yang sering menjadi rujukan para ensiklopedis geologi Kristen di abad ke-13.
Ia juga menulis karya-karya tentang kesusastraan dan leksikografi. Karya-karya sastranya semisal Hayy Ibn Yaqdzan dan al-Tair, memandu arah perkembangan sastra di Iran, Afghanistan, Asia Tengah, dan negara-negara Arab. Puisi terbaiknya adalah ode yang mengisahkan “penyerahan jiwa pada sesuatu yang lebih mulia”.
Ia juga menulis risalah tentang geometri, zoologi, dan botani. Ia juga sempat menulis buku tentang geologi. Karyanya ini menceritakan perihal terciptanya gunung dan kerak bumi, serta menguraikan penyebab gempa secara ilmiah. Buku itu diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dengan judul De Conglutiatione Lapidum. Atas sumbangannya itu, Sina dianggap sebagai “Bapak Geologi”.
Ibnu Sina tak pernah bisa betah di suatu tempat. Ia menjelajah ke berbagai negeri sambil mengembangkan ilmu pengetahuan dan filsafat. Akhirnya, ia mengalami semacam kelelahan mental hebat. Ada juga yang menyebutkan ia menderita sakit perut dam berusaha mengatasi penyakit itu. Namun, penanganan yang dilakukan berlebihan, sehingga mengalami komplikasi pada ususnya. Ia meninggal di Hamadan pada usia 57 tahun pada 1037 M.
Ibnu Sina, raksasa intelektual dari abad pertengahan itu, telah meninggalkan jejak-jejak tak ternilai di berbagai cabang ilmu pengetahuan. Karyanya meliputi logika, kedokteran, filsafat, matematika, astrologi, teologi, etika, politik, mistik, tafsir, kesusastraan dan musik. Konon, ia mampu menulis rata-rata 50 halaman per hari. Selama hidupnya, ia telah menyusun tidak kurang dari 238 buku dan risalah. Dunia pun mengakui kebesaran namanya. Sebagai buktinya, namanya diabadikan sebagai nama sebuah auditorium besar pada fakultas kedokteran Universitas Paris, Prancis. Tak berlebihan, kalau ia disebut sebagai intelektual muslim paling berpengaruh di dunia. (M. Khoirul Muqtafa)

Hidup Lebih Bermakna dengan Kebahagiaan Spiritual

Sebagai wujud eksistensi keseriusannya dalam membangun moral serta karakter bangsa yang mengaplikasikan tujuh budi utama (jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil, peduli) dalam kesehariannya, ESQ Leadership Center kembali menyelenggarakan training Eksekutif angkatan ke-99 Jakarta.
Training yang berlangsung selama tiga hari (25-27/3), yang diikuti lebih dari 300 peserta ini dipandu oleh penulis buku best seller ESQ Power sekaligus pencetus metode The ESQ Way 165 Ary Ginanjar Agustian dilaksanakan di ruang Granada, Menara 165, Cilandak, Jakarta.
Ary mengatakan jika selama ini manusia memaknai kebahagiaan hanya dari sesuatu yang bersifat materi dan emosional, padahal ada satu kebahagiaan lain yang akan menjadikan hidup lebih bermakna dan bernilai yaitu kebahagiaan spiritual.
Ary menjelaskan training ESQ itu sendiri adalah sebuah training yang mampu mensinergikan tiga kecerdasan tersebut menjadi satu kesatuan yang utuh untuk meraih kebahagiaan yang hakiki.
“Jika manusia sudah mampu menemukan kebahagiaan spiritual, maka ia akan memandang pekerjaan atau kewajiban bukan sebagai beban melainkan sebuah panggilan jiwa,” kata Ary.
Dampak mengikuti training ESQ bagi individu adalah menemukan makna dalam bekerja dan termotivasi oleh sebuah alasan spiritual, sedangkan bagi institusi tempatnya bekerja adalah meningkatkan produktivitas serta loyalitas pekerja.
Dalam kaitannya dengan upaya internalisasi visi, misi, dan nilai, training ESQ akan menjadikan ketiga hal itu menjadi sebuah keyakinan pribadi (personal belief).
Diwaktu yang bersamaan, tengah berlangsung juga training serupa bagi mahasiswa dan remaja. Training kelas Teens angkatan 91 yang bertempat diruang Cordoba diikuti sekitar 72 muda-mudi Indonesia dipandu oleh Ridwan Mukri, dan Andry Fallash.
  • Sedangkan training kelas Mahasiswa angkatan 70 yang diikuti sekitar 83 mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi dipandu Agung Solihin, Agus Wiyono, dan Wildan. (jos)

Dokter Indonesia Sukses Lakukan Transplantasi Hati

Tim dokter dari RSUPN Cipto Mangunkusumo berhasil melakukan transplantasi hati yang pertama di Indonesia. Prestasi tersebut diraih dibawah supervisi tim transplantasi hati dari Hangzhou, Cina bekerja sama dengan RS. Puri Indah Jakarta.
Proses transpantasi hati dilakukan pada 13 Desember 2010 terhadap Abdul Mukri (44) pasien hepatitis B dengan pendonor Nisa Zahra (18) anak pertamanya. Operasi kedua dilakukan pada pasien anak, Aulia (6) yang menderita hepatitis autoimun dengan pendonor ayah kandungnya Hariyanto yang dilakukan tanggal 15 Desember 2010.Kedua operasi tersebut dinyatakan berhasil.
Direktur RSCM dr.Akmal Taher, Sp.U menyebutkan operasi transplantasi hati merupakan operasi paling kompleks dalam dunia kedokteran karena itu tim dokter RSCM memerlukan persiapan selama 6 bulan.
"Pasca operasi pasien masih harus dalam pengawasan dokter selama 2 bulan. Karena itu baru sekarang kami berani menyatakan kedua operasi itu berhasil," katanya.
Pasien hepatitis yang memerlukan cangkok hati, menurut dr.Sastiono Sp.B adalah pasien yang berada di stadium akhir atau sirosis. Di Indonesia sebenarnya cukup banyak pasien yang butuh cangkok hati namun terkendala pendonor.
"Belum banyak orang, bahkan anggota keluarga sendiri yang mau memberikan hatinya," katanya.
Padahal, ungkapnya, cangkok hati berbeda dengan transplantasi organ tubuh lainnya. "Pada prinsipnya hanya sebagian saja hati yang dipotong karena hati punya sifat meregenerasi atau bisa tumbuh kembali," imbuh ketua tim dokter transplantasi hati dari RSCM ini dalam acara serah terima pasien kepada institusi tempat pasien bekerja.
Ditambahkan oleh dr.Irsan Hasan, Sp.PD, operasi pencangkokan hati ini masih dalam fase transfer knowledge di bawah supervisi Profesor Shu-Sen Zheng dari Zhejiang University School of Medicine, Hangzhou, China.
"Setelah berhasil melakukan operasi transplantasi hati sampai 6 kali selanjutnya tim dokter kita akan melakukannya sendiri. Sekarang ini kami sedang menyiapkan operasi tahap 2 yang akan dilakukan dalam waktu dekat," paparnya.
Tim dokter transplantasi hati RSCM terdiri dari 34 orang dokter dari berbagai keahlian, termasuk dokter bedah, anastesi, patologi klinik, dokter anak, hingga ahli gizi. Keberhasilan ini juga diharapkan mampu membuktikan bahwa dokter tanah air mampu memberi layanan berstandar internasional dengan penghematan biaya hingga 50 persen dibanding biaya operasi serupa di luar negeri.

Bandingkan saja

bapa kerja kantoran, ibu jadi perawat  rumah sakit terkenal di jakarta. keluarga mapan yahhh,,boleh di bilang kaya dehh. gmna ga enak jd anak,, bisa di bilang apa yg di inginkan bisa terpenuhi. menjalni hidup penuh dengan kemewahan fasilitas yang mencukupi ga repot. wajar aja kalo pamer barang-barang mewah.bukan berarti menyombongkan diri karna itu ada'y. menjalani ke sibukan sehari-hari dengan sekolah ga pusing bukan berarti puyeng sama pelajaran. kebutuhan sekolah fasiltas yang di inginkan gampang banget,, bimsalabim bilang k orangtua pasti ada di beliin, yang penting buat kebutuhan sekolah. apa lagi kalo
orang tua dah bilang '' fokus aja sma belajar,,,, masalah bayaran fasilitas ga usah di pikirin. enak bangettt
sekolah sah dah lulus mo kuliah ga repot-repot cari sono sini cukup  bilang kasi brosur besok kuliah, dengan kebutuha kuliah saat inin yang makin canggih,modern, serba mahhhhhaaaaaalllll banget. sudah di sediakan bisa di bilang gaya glamorrrrr kalo ga HEDONIMISME, semangat atau[un ga semangt belajar sudah pasti enak aja. mo nagapain juga dh enak deh sono kemari ke,,
saya... itulah sepenggal cerita yang saya amati d lingkungan saya betapa tidak, dengan kehidupan yang sya ceritakan memang begtu adanya, rasa'y angan-angan ini melayang ohwhwhwh.''' seandainya saja saya bisa jadi dia mungkin saya akan banyak mengejar cita-cita yang saya capai dengan pasilitas yang lengkap kebutuhan terpenuhi woowowow,... ajiiiipp.
tapi, bukan berarti sya menyerah untuk keadaan saya sekarang ga bangettt, mari kita nerjuang penuh semangat dengan apa yang kita punya yang telah di anugrahkan untuk kita gunakan dari allah swt. dengan sebaik mungkin. karena saya yakin allah akan memberikan kemudahan jalan untuk meraih semua impian dan cita-cita ku,.karena dengan hasil yang kita capai kerja keras dalam mengarungi tantangan ini serta dukungan dari orangtua akan menjadi motivasi besar dalam perjuangan ini. ohwww iyehh,, saya lupa ceritain tentang orang tua saya,, bapa sya ituuu bapa yang sangat superpower adidaya wowowowww super fateher.ibu yang pasti susah di tulis dengan huruf,, huruf ini ga akan bisa menggambarkan ke hebatan ema saya(ibu ku),
pekerjaan kalo bapa seorang menteri pertanian tp ruang lingkup'y hanya sebatas keluarga. ibu multi talent.
walawpun dengan hidup yang ga sekaya dia tp kebahgian keluarga ga kalah saing.
begitulah sepenggal cerita dua kehidupan nyata yang bisa d ambil hikmahnya unutk lebih baik dan terus menjadi yang terbaik. initnya harus banyak bersyukur dngn apa yang sekarang kita punya. insya allah kalo kita bersyukur dengan apa yang kita dapat saat ini allah akan menambah nikmatnya untuk kita.
teman-teman jangan patah semangat,, yu kita terus berjuang anak kampung anak kota sama aja.
wa'alaikumsalam.














anak kampung blog: tangisan terakhir nabi muhamad saw

tangisan terakhir nabi muhamad saw

Berikut ini adalah sepenggal kisah dari episode kehidupan Nabi Muhammad saw yang dinukil dari kitab “Duratun Nashihin”. Kisah ini menggambarkan keadilan Rasulullah dan kecintaan para sahabatnya. Sebuah cinta yang berlandaskan iman dan berbalas surga.
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra. Bahwa setelah dekat wafat Nabi Muhammad SAW, Beliau memerintahkan Bilal untuk menyerukan shalat kepada manusia. Bilal lalu menyerukan Adzan dan berkumpullah para Sahabat Muhajirin dan Anshar ke Masjid Rasulullah SAW. Beliau mengerjakan shalat dua rakaat ringan bersama para sahabat. Kemudian naik mimbar, memuji dan menyebut keagungan Allah SWT.
Beliau berkhutbah dengan sebuah khutbah yang dalam, hati menjadi takut karenanya, dan air mata bercucuran karenanya.
Kemudian Beliau bersabda: “Wahai sekalian muslimin, sesungguhnya aku adalah seorang Nabi kepada kamu, pemberi nasihat dan berda’wah kepada Allah SWT dengan seijinNya. Dan aku berlaku kepadamu sebagai seorang saudara yang menyayangi dan sekaligus sebagai ayah yang belas kasih. Barang siapa diantara kamu yang mempunyai suatu penganiayaan pada diriku, maka hendaklah dia berdiri dan membalas kepadaku sebelum datang balas membalas di hari kiamat.”
Tidak ada seorangpun yang berdiri menghadapnya, sehingga Beliau bersabda demikian kedua kali dan ketiga kalinya. Barulah berdiri seorang laki-laki bernama Akasyah bin Muhshin.
Berdirilah dia di depan Nabi Muhammad SAW dan berkata: “Demi Ayah dan Ibuku sebagai tebusanmu Ya Rasulullah, seandainya engkau tidak mengumumkan kepada kami berkali-kali, tentu aku tidak akan mengajukan sesuatu mengenai itu. Sungguh aku pernah bersamamu di Perang Badar. Saat itu untaku mendahului untamu. Maka turunlan aku dari unta dan mendekatimu agar aku dapat mencium pahamu. Tetapi engkau lalu mengangkat tongkat yang biasa engkau pergunakan untuk memukul unta agar cepat jalannya dan engkau pukul lambungku. Aku tidak tahu apakah itu atas kesengajaan dirimu atau engkau maksudkan untuk memukul untamu ya Rasulullah?”.
Rasulullah bersabda: “Mohon perlindungan kepada Allah hai Akasyah, kalau Rasulullah sengaja memukulmu.”
Bersabda lagi Beliau kepada Bilal: “Hai Bilal, berangkatlah ke rumah Fathimah dan ambilkan tongkatku.”
Maka keluarlah Bilal dari Masjid sedang tangannya diatas kepalanya: “Ini adalah Rasulullah, sekarang Beliau memberikan dirinya untuk diqishash.”
Dia mengetuk pintu Fathimah, dan bertanyalah Fathimah: “Siapa yang ada di depan pintu?”
Bilal menjawab: “Aku datang untuk mengambil tongkat Rasulullah”
Fathimah bertanya: “Hai Bilal, apa yang akan diperbuat Ayah dengan tongkat itu?”
Bilal menjawab: “Hai Fathimah, Ayahmu memberikan dirinya untuk di qhisash.”
Fathimah bertanya lagi: “Hai Bilal, siapakah yang sampai hatinya mau membalas pada Rasulullah?”
Lalu Bilal mengambil tongkat itu dan masuklah dia ke Masjid serta memberikan tongkat itu kepada Rasulullah, sedang Rasul kemudian menyerahkannya kepada Akasyah.
Ketika Abu Bakar dan Umar ra. memandangnya, maka berdirilah mereka berdua dan berkata: “Hai Akasyah, aku masih berada didepanmu, maka balaslah kami dan janganlah engkau membalas kepada Nabi Muhammad SAW.”
Bersabdalah Rasulullah SAW: “Duduklah engkau berdua, Allah telah mengetahui kedudukanmu.”
Berdiri pula Ali ra. dan berkatalah dia: “Hai Akasyah, aku masih hidup di depan Nabi Muhammad SAW. Tidak akan aku sampai hati kalau engkau membalas Rasulullah SAW. Ini punggungku dan perutku, balaslah aku dengan tanganmu dan deralah aku dengan tanganmu.
Nabi Muhammad SAW bersabda: “Hai Ali, Allah telah mengetahui kedudukan dan niatmu.”
Berdiri pula Hasan dan Husain, dan mereka berkata: “Hai Akasyah, bukankah engkau mengenal kami berdua. Kami adalah dua orang cucu Rasulullah. Membalas kepada kami adalah sama seperti membalas kepada Rasulullah.”
Nabi Muhammad SAW bersabda: “Duduklah engkau berdua wahai penyejuk mataku.”
Kemudian Nabi Muhammad SAW bersabda: “Hai Akasyah, pukullah kalau engkau mau memukul.”
Akasyah berkata: “Ya Rasulullah, engkau memukulku dahulu dalam keadaan aku tidak terhalang pakaianku.”
Lalu Rasulullah menyingkapkan pakaiaannya, dan berteriaklah orang-orang Islam yang hadir seraya menangis.
Ketika melihat putihnya jasad Rasulullah, Akasyah menubruknya dan mencium punggungnya.
Berkatalah dia: “Nyawaku sebagai tebusanmu ya Rasulullah, siapakah yang akan sampai hati untuk membalasmu ya Rasulullah. Aku melakukannya hanya mengharapkan agar tubuhku dapat menyentuh jasadmu yang mulia, dan Allah akan memelihara aku berkat kehormatanmu dari neraka.”
Bersabdalah Nabi Muhammad SAW: “Ingat, barang siapa yang ingin melihat penghuni surga maka hendaklah dia melihat orang ini.
Semua orang Islam yang hadir berdiri, dan mencium antara kedua mata Akasyah seraya berkata: “Beruntung sekali engkau, engkau berhasil mendapatkan derajat yang tinggi dan berkawan dengan Nabi Muhammad SAW di surga.

Geisha Kamu yang pertama

anak kampung blog: anak kampung blog: cuci piring jadi fresh

anak kampung blog: anak kampung blog: cuci piring jadi fresh: "anak kampung blog: cuci piring jadi fresh: 'cuci piring jadi fresh,,, selain pekerjaan saya sehari-hari sebagai cleaningservice saya juga ..."

anak kampung blog: Superman Is dead Lady Rose

anak kampung blog: Superman Is dead Lady Rose: "Can you stay a little while, can you drink this cheap bottle of wine… Got a love song, a broken line,..."

دعاء تقشعر له الأبدان وتدمع له العيون للقارئ محمود حجازى

do'a kunut

تلاوه تحرك مشاعرالملايين في يوتيوب ! -ناصر القطامي Qur'an

jutaan manusia muslimin-muslimat bergegas mengharap karunia mu,, ya allah ya robb.........

Superman Is dead Lady Rose


Can you stay a little while, can you drink this cheap bottle of wine…
Got a love song, a broken line, yea….
Put the rose on your hair
Full of grace my queen of mistery
Can’t you see, can’t you believe
And all they say it’s true
Lady rose….
I can sing a thousand song, I can bring your kiss around town
Kiss of angel, as sweet as heaven, yea….
Put the rose on your hair
Full of grace my burnin-latin queen
Can’t you see, can’t you believe
And all they say it’s true
Lady rose….
When you fall to my arms, when you sleep for a thousand year
Never will brings you down, down down down…
You’re the heart of the crown
And the blood of all my lifetime
You are my lady rose…
Let me say this, for one last time
Of all the love and beauty I have seen
You’re the one my only one, forever….
Put the rose on your hair
Full of grace my queen of mistery
Can’t you see, can’t you believe
And all they say it’s true
Lady rose….

mutiara motivasi

 iri hati ini muncul begitu terasa saat ini, kalian yang bisa mengadu,menyceritakan semua masalah kalian pada orang tua kalian, semua dukungan telah ku dapatkan tapi mengapa mash tersa kurang setelah ku pikir-pikir trnyata dukungan/motivasi orang tua yang belum ku dapatkan, hati ini begitu yakin tanpa ada dukungan dari orang tua rasa'y masih belum  bisa berjalan, kadang iri dengan kalan semua yang bisa menycapai semua keinginan kalian, wlaupun banyak yang berhasil dari  jerih payah kalian sendiri, dengan cara mandiri. tp itu semua tidak terleppas dari dukungan dan motivasi orang tua kalaian,sepert yang aku alami sekarang, terasa begitu besar dukungan dari orang tua walaupun hingga saat in belum bisa ku dapatkan, sudah banyak orang-orang di sekeliling ku yang mendukung untuk melakukan/melaksanakan cita-cita ku, tapi itu semua terasa belum cukup tuk bisa melakukan'y.. maka bersyukurlah kalian yang masih mempunyai kedua orang tua

tempel life

Hatam al-quran story

Ramadan arrives early. so much that god promised reward for every slave who would serve d month of ramadan, Tadarus, tarwih prayer, prayer tahajud, sodakoh, and that certainly fasting compulsory.liver intention to improve the rewards multiply deeds race in order to achieve virtue ridho god who is so abundant. no intention at that time I could fatherly Hatam al-Quran in this month and begin to focus ramadha to be menghatamkan al-Quran in the month of Ramadan, although only 1x. with intentions, targets, and strategies in mengatamkan al-quran I carried out full of perseverance. starting from early morning Fajr ba'da, ba'da djuhur on holiday when I work. ba'da ashar while waiting for breaking the fast, and after prayers tarwih I do routinely. with setrategi must be done 1 zuj in a day and night and time limits can Hatam al-quran between 27-28 th, must Hatam. not just read verse by verse tp I always get after I read the verses I have to know the meaning and significance between the lines and written in verse. day after day eventually I tekuni paragraph until I came in juz to 30, I started tadrusan again until surah Al-A'la after that I slept d Mosque and al-quran I put it near the window where I used to save the mosque of al-quran , usually after I direct my tadarusan store in the closet but that night I did not save it because at the time it is held i'tikaf night so I ga have to keep in the closet after I finished i'tikaf sleep then wake up to dawn, before dawn, I had view limits the reading I've read that in sura Al-A'la then I shaur after my dawn Fajr prayer after Fajr prayers over my back tadarusan dhikr, but what happened was al-quran which I frequently read and I already intend to mrenghatmkannya ga lost there in a place that I save before, I began to confuse asks to stiap people may just have a look, but none that tahu.kemudian ga one religious teacher asked what was wrong soup''I replied al-..??'' I lost my quran pa,,!ustdz replied, you know the limits ga .. have you read?I said I still remember batsanya pa .. yes have used the Quran that there is''aja.jawab cleric.tp .. I am very confused as to why al-quran was lost during the seconds I want Hatam. I still continue to explain to puzzled me are like this so pa ..! like in the journey towards a place I use a vehicle, say a bicycle, the bicycle continues to accompany me to go sutu place day after day until the time comes to leave my bike ....and although I can finally read al-quran menghatamkan tp I do not like what I want can Hatam al-quran with this. god willing, even though the Quran was not with me anymore al-Quran was read by msih remain in sepemiliknya, aminnnnnn

kisah hatam al-quran

Awal ramadhan tiba. begitu banyak yang allah janjikan pahala bagi setiap hambanya yang mau beribadah d bulan ramadhan, tadarus, sholat tarwih,sholat tahajud, sodakoh, dan yang pastinya puasa wajib.
niat hati ingin menyempurnakan pahala memperbanyak amalan berlomba-lomba dalam kebajikan demi meraih ridho allah yg begitu melimpah ruah. saat itu saya ada niat unutk bisa hatam al-quran di bulan ramadha ini dan  mulai fokus untuk bisa menghatamkan al-quran dalam bulan ramadhan walaupun hanya 1x. dengan niat, target,dan strategi dalam mengatamkan al-quran saya laksanakan penuh dengan ketekunan. mulai dari ba'da shubuh menjelang pagi, ba'da djuhur di saat saya libur kerja. ba'da ashar sambil menunggu waktu berbuka puasa, dan setelah sholat tarwih saya kerjakan secara rutin. dengan setrategi harus bisa selesai 1 zuj dalam sehari semalam dan batas waktu bisa hatam al-quran antara tgl 27-28, harus hatam. tidak hanya membaca ayat demi ayat tp saya selalu membiasakan setelah saya membaca ayat-ayat tersebut saya harus tau arti dan makna yg tersirat dan tersurat dalam ayat tersebut. akhirnya hari demi hari ayat saya tekuni hingga akhirnya tibalah saya pada juz ke 30, saya mulai tadrusan lagi hingga surah Al-A'la setelah itu saya tidur d masjid dan al-quran saya letakan di dekat jendela masjid tempat biasa saya menyimpan al-quran, biasanya setelah saya tadarusan saya langsung menyimpan di lemari tapi malam itu saya tidak menyimpannya karena pada saat itu malamnya kan di adakan i'tikaf jadi saya ga usah menyimpan di lemari setelah selesai i'tikaf saya tidur kemudian bangun untuk sahur, sebelum sahur saya sempat melihat batas bacaan yang sudah saya baca yaitu di surah Al-A'la kemudian saya shaur setelah sahur saya sholat shubuh setelah sholat shubuh selesai dzikir saya kembali tadarusan, tapi apa yang terjadi ternyata al-quran yang saya sering baca dan saya sudah niatkan untuk mrenghatmkannya hilang ga ada di tempat yang saya simpan sebelumnya, saya  mulai bingung menayakan ke stiap orang mungkin saja ada yang melihat, tapi ga ada satupun yang tahu.kemudian salah satu ustadz ''bertanya ada apa sup..??'' saya jawab al-quran saya hilang pa,,!!
ustdz itu menjawab, kamu tau ga batas yang sudah kamu baca..??
saya bilang saya masih ingat batsanya pa..  ya sudah pakai al-quran yang ada aja.jawab ustadz tersebut''.
tp.. yang sangat saya bingung kenapa al-quran itu hilang di saat detik-detik saya mau hatam. saya masih terus menjelaskan ke bingungan saya jadi seperi ini pa..!! ibarat dalam perjalan menuju suatu tempat saya menggunakan kendaraan katakanlah sepeda, sepeda itu terus menemani saya untuk menuju sutu tempat hari demi hari hingga pada saatnya tiba sepeda itu meninggalkan saya....
dan walaupun saya akhirnya dapat menghatamkan bacaan al-quran saya tp tidak seperti apa yang saya inginkan bisa hatam dengan al-quran ini. insya allah walapun al-quran sudah tidak bersama saya lagi  al-quran itu msih tetap di baca dengan sepemiliknya, aminnnnnn 

wassalam.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. anak kampung blog - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger