Dalam setiap dakwah dan
argumentasinya, Syiah selalu menisbatkan diri sebagai pecinta Ali dan
keturunannya. Pujian berlebihan dialamatkan kepada Khalifah keempat ini.
Padahal, Sayyidina Ali mencerca orang yang mengkultuskan dirinya secara
berlebihan. Bahkan pernah menghukum kelompok tersebut.
Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu, dalam akidah Syiah
adalah Imam tertinggi, yang diyakini mempunyai keistimewaan yang tidak
dimiliki manusia lain. Ulama’ Syiah kontemporer, Ibrahim al-Amili,
menulis sebuah sya’ir yang menisbatkan Ali r.a dengan sifat-sifat
ketuhanan: “Wahai ayah Husein, kau adalah esensi Tuhan dan lambang
kekuasaan-Nya yang luhur. Engkau lah yang meliputi segala sesuatu dengan
ilmu ghaib. Tidak ada perkara samar dari pengetahuanmu” (Min ‘Aqa’id al-Syiah I/8).
Syiah menilai,...